6 Tempat Wisata Terbaik Memanjakan Mata di Kota Palu

ika menyinggung Sulawesi, banyak sekali orang bakal menunjuk Makassar dan Manado sebagai destinasi wisata utama. Padahal di samping dua kota besar itu, terdapat pelbagai destinasi yang tidak kalah indahnya guna dikunjungi, tergolong salah satunya ialah Kota Palu. Ibu kota provinsi Sulawesi Tengah ini tengah giat membina potensi wisatanya, yang mengandalkan kecantikan alam pesisir dan pegunungannya.

Palu yang sekarang tidak lagi wilayah yang familiar “keras” dampak sentimen sosial, tetapi telah berkembang pesat menjadi sebuah komunitas yang sarat keramahan dan rasa damai. Kotanya tidak seberapa besar, tetapi segala urusan yang ditawarkan di dalamnya, dipastikan membuat siapapun merassa betah. Mulai dari alam yang elok rupawan sampai ragam kuliner yang menggoda selera, Palu ialah tujuan wisata pilihan yang mesti Anda kunjungi saat menujuk pulau Sulawesi.

Berikut ialah rekomendasi terbaik yang patut anda lakukan di kota berjuluk Mutiara Khatulistiwa ini.

  1. Danau Poso

Danau Poso adaah satu dari sedikit telaga di yang mempunyai perpaduan lanskap unik antara lembah nan subur dengan perbukitan hijau. Jaraknya memang lumayan jauh, selama 4-6 jam perjalanan darat ke arah tenggara Kota Palu. Namun, sesampainya di sana, keindahan yang ditawarkannya dapat membuat mata teduh, hati damai, dan pun membangun keadaan relaks. Berada di ketinggian nyaris 1.500 meter di atas permukan laut, udara di sini lumayan dingin, dengan semburat kabut yang tampak cantik di kala pagi hari. Pada ketika sore pun, pemandangannya tetap tampak elok, di mana matahari perlahan turun ke peraduannya di balik perbukitan, memberi kesan mengharukan saat memandangnya.

  1. Air Terjun Saluopa

Masih bertempat di sekitaran Danau Poso, tepatnya di sebelah utara, bersebelahan dengan jalan provinsi setempat. Meski begitu, perlu perjuangan guna mencapai tempat air terjun berundak ini. Namun pekerjaan trekking selama tidak cukup lebih satu jam, bakal terasa mengasyikkan ditemani dengan suara alam, gesekan daun yang ditiup angin, dan sesekali gemericik air pada sejumlah saluran kecil. Sesampainya di air terjun, anda akan terhanyut oleh suasaa syahdu, perpaduan derasnya air terjun dan suara alam binal yang semarak.

  1. Pulau Pasoso

Jaraknya memang jauh, dapat memakan masa-masa layar sampai lima jam, atau pesawat cikal bakal tidak tidak cukup dari satu jam. Namun, andai kamu menginginkan untuk menonton langsung kehidupan alam pesisir yang masih paling alami, pulau ini dapat jadi tujuan terbaik, walau pendaftarannya tergolong selektif, menilik posisinya sebagai lokasi konservasi penyu hijau yang nyaris punah. Di sini, pada waktu-waktu tertentu, kamu dapat ikut mengawasi berpindahnya penyu laut kecil ke lautan. Namun di sepanjang tahun, kmu dapat menikmati indahnya pantai putih dengan ombak tenang, dan peluang snorkeling di dalam ari laut yang berwarna biru kehijauan.

  1. Pantai Talise

Pantai berpasir putih yang jaraknya sangat dekat dengan pusat Kota Palu, dan gampang diakses melewati Jalan Besar Negeri, yang adalahjalan provinsi setempat. Di sini, anda bsia menonton momen matahari tenggelam yang berangsur turun di kaki langit hasil perpaduan gelombang laut tenang dan lanskap Kota Palu di kejauhan.

  1. Pantai Tanjung Karang Donggala

Berjarak selama satu jam berkendara darat dari pusat kota Palu, pantai ini menawarkan situasi alam yang masih “sangat perawan”. Kamu akan mengejar hamaran pasir putih yang berpadu dengan latar belakang pepohonan hijau, dan air laut yang paling bening laksana cermin. Bersantai di atas balon pelampung, atau berenang-renang kecil di dalam gelombang pesisir yang tenang, dapat membuat siapapun relaks dibuatnya. Lokasi yang tepat guna berpiknik santai dengan kawan atau keluarga.

  1. Jembatan Palu IV

Sejatinya, jembatan ini tidak pernah didedikasikan untuk destinasi wisata, tetapi sebagai penghubung dua sisi teluk, untuk mempersingkat masa-masa tempuh kendaraan. Namun menariknya, di sisi timur, kamu dapat memandang momen matahari tenggelam yang cantik, berpadu rapi dengan lanskap kota Palu yang sedang di kontur perbukita. Bahkan andai cuaca sedang cerah, terkadang refleksi jembatan di atas air laut begitu tampak cantik sekaligus dramatis. Jembatan berbentuk dua lengkungan ini bakal tampil lebih unik di malam hari, saat dihiasi oleh sekian banyak  sorot lampu.

Kunjungi Kami:

GEMASULAWESI

gemasulawesi.com

Leave a Comment